Modal ventura global semakin mengalir deras ke startup Teknologi Properti (PropTech) di Asia, didorong oleh digitalisasi yang cepat di pasar real estat yang masif dan seringkali kurang efisien. PropTech mencakup segala sesuatu mulai dari platform pencarian properti, manajemen gedung cerdas, hingga investasi properti berbasis token.
Investor tertarik pada potensi PropTech untuk menyelesaikan masalah real estat yang unik di Asia, seperti kurangnya transparansi data, proses transaksi yang rumit, dan tingginya biaya agen. Startup menawarkan solusi yang meningkatkan efisiensi proses end-to-end, dari pemasaran hingga pengelolaan aset.
Fokus investasi juga beralih ke teknologi Smart Building dan Facility Management yang menggunakan Internet of Things (IoT) dan AI untuk mengoptimalkan penggunaan energi dan pemeliharaan gedung. Solusi ini sangat relevan di kota-kota Asia yang didominasi oleh gedung tinggi.
Meskipun investasi tinggi, tantangan PropTech di Asia adalah keragaman regulasi di setiap negara dan resistensi dari pemain industri tradisional. Diperlukan edukasi pasar dan kolaborasi dengan regulator untuk memfasilitasi adopsi teknologi secara luas.
Modal ventura fokus pada startup PropTech Asia karena potensi digitalisasi pasar real estat yang masif dan inefisien, dengan investasi yang kini mengalir ke solusi manajemen properti berbasis IoT dan Smart Building.

